Senin,
23 Oktober 2017
KONSEP DASAR KURIKULUM
I.
Pendahuluan
1.1 Latar Belakang
Perubahan
paradigma pengembangan kurukulum di Indonesia diawali dengan lahirnya Peraturan
Pemerintah No 19 Tahun 2005 tentang
Standar Nasional Pendidikan dan kemudian diikuti oleh Permendiknas No 23
Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan untuk satuan pendidikan Dasar dan
Menengah dan Permendiknas No 22 tahun 2006 tentang standar isi untuk Satuan
Pendidikan Dasar dan Menengah. Pada PP tersebut khususnya pasal 17 ayat 2
dinyatakan bahwa “Sekolah dan komite sekolah, atau madrasah dan komite
madrasah, mengembangkan kurikulum tingkat satuan pendidikan dan silabusnya berdasarkan
kerangka dasar kurikulum dan standar kompetensi lulusan, dibawah supervise
dinas kabbupaten/kota yang bertanggungjawab dibidangpendidikan untuk SD, SMP. SMA, dan SMK, dan departeman yang menangani urusan pemerintahan dibidang agama untuk MI, MTs, MA, dan MAK”.(Asep Herrry Hernawan, Rudi susilana)
Adanya
kebijakan tersebut mengimpliksaikan bahwa kurikulum tidak lagi disusun oleh
pemerintah sebagaimana yang terjadi pada penyusunan kurikulum terdahuu
(kurikulum 1968, kurikulum 1975, kurikulum 1994, kujrikulum 1999, dan KBK yang
baru dipilotingkan dan disosialisasikan), akan tetapi kurikulum dibuat oleh
masing-masing satuan pendidikan yang sekarang dikenal dengan Kurikulum Tingkat
Satuan Pendidikan (KTSP); Asep, Rudi.
1.2. Tujuan
Penulisan
Penulisan
makalah ini, memberikan penjelasan tentang;
a.
Pengertian
kurikulum
b.
Dimensi
kurikulum
II.
Pembahasan,
2.1.Pengertian
Kurikulum
Pada awalnya
kurikulum digunakan dalam dunia olahraga yang berasal dari kata currir (pelari)
dan curere (tempat berpacu) pada saat itu kurikulum diartikan sebagai jarak
yang harus ditempuhh oleh seorang pelari mulai dari start sampai finish untuk
memperoleh penghargaan. Kemudian pengertian tersebut diterapkan dalam dunia
pendidikan menjadi sejumlah mata pelajaran subject) yang haris ditempuh oleh
seorang siswa dari awal sampai akhir program pelajaran untuk emmperoleh
penghargaan dalam bentuk ijazah; Asep dan Rudi.
Dari pengertian
tersebut,Sep dan Rudi menambahkan dalam
kurikulum terkandung dua hal pokok yaitu;
1.
Adanya
matapelajaran yang harus ditempuh oleh siswa, dan
2.
Tujuan
utamnya yaitu untuk memperoleh ijazah.
Dengan demikian,
implikasi terhadap praktik pengajaran yaitu setiap siswa harus menguasai
seluruh matapelajaran yang diberikan dan menempatkan guru dalam posisi yang
sangat penting dan menentukan. Keberhasilan siswa ditentukan oleh seberapa jauh
matapelajaran tersebut dikuasainya dan biasanya disimbolkan dengan skor yang
diperoleh setelah mengiuti suati tes atau ujian.
Menurut Absari Ibrahim
dalam Pengertian, Peran dan
Fungsi Kurikulum (Jurnal); Kurikulum
berfungsi sebagai pedoman dalam pelaksanaan kegiatan pendidikan di sekolah bagi
pihak-pihak yang terkait, baik secara langsung maupun tidak langsung, seperti
pihak guru, kepala sekolah, pengawas, orang tua, masyarakat dan pihak siswa itu
sendiri. Selain sebagai pedoman, bagi siswa kurikulum memiliki enam fungsi,
yaitu: fungsi penyesuaian, fungsi pengintegrasian, fungsi diferensiasi, fungsi
persiapan, fungsi pemilihan, dan fungsi diagnostik. Adapun pentingnya peran dan
fungsi kurikulum memang sudah sangat disadari dalam sistem pendidikan nasional.
Ini dikarenakan kurikulum merupakan alat yang krusial dalam merealisasikan
program pendidikan, baik formal maupun non formal , sehingga gambaran sistem
pendidikan dapat terlihat jelas dalam kurikulum tersebut. Dengan kata lain,
sistem kurikulum pada hakikatnya adalah sistem pendidikan itu sendiri. Untuk
itu penguasaan terhadap konsep dasar kurikulum sangat penting khususnya dalam
pengimplementasian guna mencapai tujuan-tujuan pendidikan itu sendiri
2.2.Dimensi
Kurikulum
Menurut
S. Hamid Hasan(1988) dalam Asep dan Rudi; mengemukakan bahwa saat sekarang
istilah kurikulum memiliki empat dimensi pengetian, dimana satu diensi dengan
dimensi lainnya sealing berhubungan. Keempat dimensi kurikulum tersebut yaitu;
1. Kurikulum
sebagai suatu ide/gagasan,
2. Kurikulum
sebagai suatu rencana tertulis yang sebenarnya merupakan perwujudan dari
kurikulum sebagai satu ide,
3. Kurikulum
sebagai suatu kegiatan yang sering pula disebut dengan istilah kurikulum
sebagai suatu realita atau implementasi kurikulum secara teoritis. Dimensi
kurikulum ini adalah pelaskanaan dari kurikulum sebagai suatu rencana tertulis.
4. Kurikulum
sebagai suatu hasil yang merupakan konsekuensi dari kurikulum sebagai suatu
kegiatan.
III.
simpulan
Dari
penjelasan sngkat diatas dapat disimpulkan bahwa di negara kita anggapan yang
masih dipakai dalam dunia pendidikan sampai saat ini yaitu; kurikulum sebagai
suatu rencana tertulis yang disusun guna memperlancar proses pembelajaran.
Hal
ini sesuai dengan rumusan pengertian kurikulum yang tertera dalam Undang-Undang
No, 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional bahwa urikulum adalah
seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan behan pelajaran
serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran
untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.
Demikianlah
Konsep Dasar Kurikulum, semoga bermanfaat.
Sumber;
Absari
Ibrahim Pengertian, Peran dan Fungsi Kurikulum (Jurnal); Airins@hotmail.com, IrniAbdullah96@gmail.com
Hernawan,Asep Herry dan Susilana,Rudi; Konsep Dasar
Kurikulum
Kurikulum berfungsi sbg pedoman dlm kegiatn pnddkn di sekolh
BalasHapusBenar bu selaku guru wajib memahami agar proses yang dilakukan tidak ngambang
HapusKurikulum sangat lah penting bagi pendidikan, kurikulum 2013 yang terdapat nilai sikap, pengetahuan dan keterampilan.
BalasHapusbenar pendidikan tanpa kurikulum tak punya tujuan bagaikan kapal tanpa nahkoda terserah mau berbuat apa dan sampai kapan tidak jelas.
Hapuskurikulum merupakan pedoman untuk mencapai tujuan yang telah dirumuskan
BalasHapusuntuk itu lembaga pendidikan harus menyiapkan kurikulum sebelum melakukan proses penyelenggaraan pendiikan bu.
HapusNah, kurikulum berfungsi sebagai pedoman dalam pelaksanaan kegiatan pendidikan di sekolah bagi pihak-pihak yang terkait, baik secara langsung maupun tidak langsung, seperti pihak guru, kepala sekolah, pengawas, orang tua, masyarakat dan pihak siswa itu sendiri.😊
BalasHapusKomponen adalah keseluruhan makna yg terdiri dari sejumlah elemen,dimana antara elemen yang satu dengan elemen lainnya memiliki ciri khusus yg berbeda
BalasHapusbanyak hal penting yang tersimpan dalam kurikulum, yang kesemuanya itu bertujuan untuk memajukan dunia pendidikan indonesia.
BalasHapusPerubqhn kurikulum dibuat agar pendidikan lebih baik lagi namun kekurqngan pasti terjadi untuk mengatasinya yaitu dengan cara evaluasi baik udari visi maupun misi yg dibuat
BalasHapusPerubqhn kurikulum dibuat agar pendidikan lebih baik lagi namun kekurqngan pasti terjadi untuk mengatasinya yaitu dengan cara evaluasi baik udari visi maupun misi yg dibuat
BalasHapus