Jumat, 27 Oktober 2017

Konsep Dasar Kurikulum

Senin, 23 Oktober 2017

KONSEP DASAR KURIKULUM
I.         Pendahuluan
1.1            Latar Belakang
Perubahan paradigma pengembangan kurukulum di Indonesia diawali dengan lahirnya Peraturan Pemerintah No 19 Tahun 2005 tentang  Standar Nasional Pendidikan dan kemudian diikuti oleh Permendiknas No 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan untuk satuan pendidikan Dasar dan Menengah dan Permendiknas No 22 tahun 2006 tentang standar isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Pada PP tersebut khususnya pasal 17 ayat 2 dinyatakan bahwa “Sekolah dan komite sekolah, atau madrasah dan komite madrasah, mengembangkan kurikulum tingkat satuan pendidikan dan silabusnya berdasarkan kerangka dasar kurikulum dan standar kompetensi lulusan, dibawah supervise dinas kabbupaten/kota yang bertanggungjawab dibidang
pendidikan untuk SD, SMP. SMA, dan SMK, dan departeman yang menangani urusan pemerintahan dibidang agama untuk MI, MTs, MA, dan MAK”.(Asep Herrry Hernawan, Rudi susilana)
Adanya kebijakan tersebut mengimpliksaikan bahwa kurikulum tidak lagi disusun oleh pemerintah sebagaimana yang terjadi pada penyusunan kurikulum terdahuu (kurikulum 1968, kurikulum 1975, kurikulum 1994, kujrikulum 1999, dan KBK yang baru dipilotingkan dan disosialisasikan), akan tetapi kurikulum dibuat oleh masing-masing satuan pendidikan yang sekarang dikenal dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP); Asep, Rudi.
1.2.           Tujuan Penulisan
Penulisan makalah ini, memberikan penjelasan tentang;
a.       Pengertian kurikulum
b.      Dimensi kurikulum

II.      Pembahasan,
2.1.Pengertian Kurikulum
Pada awalnya kurikulum digunakan dalam dunia olahraga yang berasal dari kata currir (pelari) dan curere (tempat berpacu) pada saat itu kurikulum diartikan sebagai jarak yang harus ditempuhh oleh seorang pelari mulai dari start sampai finish untuk memperoleh penghargaan. Kemudian pengertian tersebut diterapkan dalam dunia pendidikan menjadi sejumlah mata pelajaran subject) yang haris ditempuh oleh seorang siswa dari awal sampai akhir program pelajaran untuk emmperoleh penghargaan dalam bentuk ijazah; Asep dan Rudi.
Dari pengertian tersebut,Sep dan Rudi menambahkan  dalam kurikulum terkandung dua hal pokok yaitu;
1.      Adanya matapelajaran yang harus ditempuh oleh siswa, dan
2.      Tujuan utamnya yaitu untuk memperoleh ijazah.
Dengan demikian, implikasi terhadap praktik pengajaran yaitu setiap siswa harus menguasai seluruh matapelajaran yang diberikan dan menempatkan guru dalam posisi yang sangat penting dan menentukan. Keberhasilan siswa ditentukan oleh seberapa jauh matapelajaran tersebut dikuasainya dan biasanya disimbolkan dengan skor yang diperoleh setelah mengiuti suati tes atau ujian.
Menurut Absari Ibrahim dalam Pengertian, Peran dan Fungsi Kurikulum (Jurnal); Kurikulum berfungsi sebagai pedoman dalam pelaksanaan kegiatan pendidikan di sekolah bagi pihak-pihak yang terkait, baik secara langsung maupun tidak langsung, seperti pihak guru, kepala sekolah, pengawas, orang tua, masyarakat dan pihak siswa itu sendiri. Selain sebagai pedoman, bagi siswa kurikulum memiliki enam fungsi, yaitu: fungsi penyesuaian, fungsi pengintegrasian, fungsi diferensiasi, fungsi persiapan, fungsi pemilihan, dan fungsi diagnostik. Adapun pentingnya peran dan fungsi kurikulum memang sudah sangat disadari dalam sistem pendidikan nasional. Ini dikarenakan kurikulum merupakan alat yang krusial dalam merealisasikan program pendidikan, baik formal maupun non formal , sehingga gambaran sistem pendidikan dapat terlihat jelas dalam kurikulum tersebut. Dengan kata lain, sistem kurikulum pada hakikatnya adalah sistem pendidikan itu sendiri. Untuk itu penguasaan terhadap konsep dasar kurikulum sangat penting khususnya dalam pengimplementasian guna mencapai tujuan-tujuan pendidikan itu sendiri
2.2.Dimensi Kurikulum
Menurut S. Hamid Hasan(1988) dalam Asep dan Rudi; mengemukakan bahwa saat sekarang istilah kurikulum memiliki empat dimensi pengetian, dimana satu diensi dengan dimensi lainnya sealing berhubungan. Keempat dimensi kurikulum tersebut yaitu;
1.      Kurikulum sebagai suatu ide/gagasan,
2.      Kurikulum sebagai suatu rencana tertulis yang sebenarnya merupakan perwujudan dari kurikulum sebagai satu ide,
3.      Kurikulum sebagai suatu kegiatan yang sering pula disebut dengan istilah kurikulum sebagai suatu realita atau implementasi kurikulum secara teoritis. Dimensi kurikulum ini adalah pelaskanaan dari kurikulum sebagai suatu rencana tertulis.
4.      Kurikulum sebagai suatu hasil yang merupakan konsekuensi dari kurikulum sebagai suatu kegiatan.

III.   simpulan
Dari penjelasan sngkat diatas dapat disimpulkan bahwa di negara kita anggapan yang masih dipakai dalam dunia pendidikan sampai saat ini yaitu; kurikulum sebagai suatu rencana tertulis yang disusun guna memperlancar proses pembelajaran.
Hal ini sesuai dengan rumusan pengertian kurikulum yang tertera dalam Undang-Undang No, 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional bahwa urikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan behan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.

Demikianlah Konsep Dasar Kurikulum, semoga bermanfaat.
Sumber;
Absari Ibrahim Pengertian, Peran dan Fungsi Kurikulum (Jurnal); Airins@hotmail.com, IrniAbdullah96@gmail.com
Hernawan,Asep Herry dan Susilana,Rudi; Konsep Dasar Kurikulum





11 komentar:

  1. Kurikulum berfungsi sbg pedoman dlm kegiatn pnddkn di sekolh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar bu selaku guru wajib memahami agar proses yang dilakukan tidak ngambang

      Hapus
  2. Kurikulum sangat lah penting bagi pendidikan, kurikulum 2013 yang terdapat nilai sikap, pengetahuan dan keterampilan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. benar pendidikan tanpa kurikulum tak punya tujuan bagaikan kapal tanpa nahkoda terserah mau berbuat apa dan sampai kapan tidak jelas.

      Hapus
  3. kurikulum merupakan pedoman untuk mencapai tujuan yang telah dirumuskan

    BalasHapus
    Balasan
    1. untuk itu lembaga pendidikan harus menyiapkan kurikulum sebelum melakukan proses penyelenggaraan pendiikan bu.

      Hapus
  4. Nah, kurikulum berfungsi sebagai pedoman dalam pelaksanaan kegiatan pendidikan di sekolah bagi pihak-pihak yang terkait, baik secara langsung maupun tidak langsung, seperti pihak guru, kepala sekolah, pengawas, orang tua, masyarakat dan pihak siswa itu sendiri.😊

    BalasHapus
  5. Komponen adalah keseluruhan makna yg terdiri dari sejumlah elemen,dimana antara elemen yang satu dengan elemen lainnya memiliki ciri khusus yg berbeda

    BalasHapus
  6. banyak hal penting yang tersimpan dalam kurikulum, yang kesemuanya itu bertujuan untuk memajukan dunia pendidikan indonesia.

    BalasHapus
  7. Perubqhn kurikulum dibuat agar pendidikan lebih baik lagi namun kekurqngan pasti terjadi untuk mengatasinya yaitu dengan cara evaluasi baik udari visi maupun misi yg dibuat

    BalasHapus
  8. Perubqhn kurikulum dibuat agar pendidikan lebih baik lagi namun kekurqngan pasti terjadi untuk mengatasinya yaitu dengan cara evaluasi baik udari visi maupun misi yg dibuat

    BalasHapus